Minggu, 25 November 2018

Pembentukan Dewan Nasional


Dibentuknya Dewan Nasional terjadi pada masa pemerintahan kabinet… .
A. Ali Sastroamijoyo I
B. Ali Sastroamijoyo II
C. Djuanda
D. Burhanudin Harahap
E. Wilopo

Kunci jawaban: Dibentuknya Dewan Nasional terjadi pada masa pemerintahan kabinet… . C. Djuanda


Pembahasan:



Pembentukan Dewan Nasional merupakan salah satu dari program kerja Pancakarya Kabinet Djuanda. Dewan Nasional merupakan amanat dari Konsepsi Presiden 1957. Pembentukan Dewan Nasional disahkan dengan Undang Undang Darurat No 7 tahun 1957. Dewan Nasional mempunyai fungsi menampung dan menyalurkan keinginan-keinginan kekuatan sosial yang ada dalam masyarakat dan juga sebagai penasihat pemeritah untuk melancarkan roda pemerintahan dan menjaga stabilitas politik untuk mendukung pembangunan negara. Dewan ini dipimpin langsung oleh Presiden Soekarno yang anggota-anggotanya terdiri dari golongan fungsional. Sebagai wakil ketua adalah Roeslan Abdulgani. Dewan Nasional beranggotakan 43 orang.

************

Pembentukan Dewan Nasional


Dibentuknya Dewan Nasional terjadi pada masa pemerintahan kabinet… .
A. Ali Sastroamijoyo I
B. Ali Sastroamijoyo II
C. Djuanda
D. Burhanudin Harahap
E. Wilopo

Kunci jawaban: Dibentuknya Dewan Nasional terjadi pada masa pemerintahan kabinet… . C. Djuanda


Pembahasan:



Pembentukan Dewan Nasional merupakan salah satu dari program kerja Pancakarya Kabinet Djuanda. Dewan Nasional merupakan amanat dari Konsepsi Presiden 1957. Pembentukan Dewan Nasional disahkan dengan Undang Undang Darurat No 7 tahun 1957. Dewan Nasional mempunyai fungsi menampung dan menyalurkan keinginan-keinginan kekuatan sosial yang ada dalam masyarakat dan juga sebagai penasihat pemeritah untuk melancarkan roda pemerintahan dan menjaga stabilitas politik untuk mendukung pembangunan negara. Dewan ini dipimpin langsung oleh Presiden Soekarno yang anggota-anggotanya terdiri dari golongan fungsional. Sebagai wakil ketua adalah Roeslan Abdulgani. Dewan Nasional beranggotakan 43 orang.

************

Pemimpin Dewan Gajah


Dewan Gajah dipimpin oleh… .
A. Kolonel Simbolon
B. Kolonel Ginting
C. Kolonel Ventje Sumual
D. Kolonel Ahmad Husein
E. Kolonel Lembong
Pembahasan:

Sebelum terjadi pemberontakan PRRI Permesta terbentuklah berbagai dewan-dewan di daerah. Dewan dewan yang terbentuk antara lain:
  • Dewan Banteng yang dipimpin oleh Letnan kolonel Ahmad Husein
  • Dewan Gajah yang dipimpin oleh kolonel Maludin Simbolon
  • Dewan Garuda yang dipimpin oleh letkol barlian
  • Dewan Manguni yang dipimpin oleh Kolonel Ventje Sumual

Dewan Gajah dibentuk pada tanggal 22 Desember 1956 di Medan oleh Kolonel Maludin Simbolon (Panglima Tentara dan Teritorium I/TTI). Salah satu alasannya karena situasi serta kondisi yang kritis ketika keadaan bangsa dan negara sedang kacau. Setelah menguasai RRI Medan, Simbolon mengumumkan meskipun Kota Medan kacau, hukum masih bisa ditegakkan. Bahkan, ia menyatakan tetap taat kepada Presiden Ir. Soekarno. Ini tentu membingungkan rakyat, di satu sisi ia taat kepada pemerintah pusat, di sisi lain ia menguasai beberapa instansi vital di Medan.

Langkah Simbolon ini ditentang oleh para perwira Sumatra Utara, seperti Letkol Djamin Gintings (Kepala Staf TTI) dan Letkol Wahab Makmur. Presiden Ir. Soekarno pun mengingatkan agar Simbolon kembali ke jalan yang benar. Oleh karena tidak menghiraukan seruan itu, Simbolon pun dipecat oleh PM Ali Sastroamidjojo. Pemerintah kemudian mengirimkan Fact Finding Commission (Komisi Penyelidik Keadaan) untuk meneliti sebab musabab munculnya berbagai gerakan di daerah. Namun, komisi ini ditolak kehadirannya.

************
Kunci jawaban: Dewan Gajah dipimpin oleh… . A. Kolonel Simbolon


Pemimpin Dewan Gajah


Dewan Gajah dipimpin oleh… .
A. Kolonel Simbolon
B. Kolonel Ginting
C. Kolonel Ventje Sumual
D. Kolonel Ahmad Husein
E. Kolonel Lembong
Pembahasan:

Sebelum terjadi pemberontakan PRRI Permesta terbentuklah berbagai dewan-dewan di daerah. Dewan dewan yang terbentuk antara lain:
  • Dewan Banteng yang dipimpin oleh Letnan kolonel Ahmad Husein
  • Dewan Gajah yang dipimpin oleh kolonel Maludin Simbolon
  • Dewan Garuda yang dipimpin oleh letkol barlian
  • Dewan Manguni yang dipimpin oleh Kolonel Ventje Sumual

Dewan Gajah dibentuk pada tanggal 22 Desember 1956 di Medan oleh Kolonel Maludin Simbolon (Panglima Tentara dan Teritorium I/TTI). Salah satu alasannya karena situasi serta kondisi yang kritis ketika keadaan bangsa dan negara sedang kacau. Setelah menguasai RRI Medan, Simbolon mengumumkan meskipun Kota Medan kacau, hukum masih bisa ditegakkan. Bahkan, ia menyatakan tetap taat kepada Presiden Ir. Soekarno. Ini tentu membingungkan rakyat, di satu sisi ia taat kepada pemerintah pusat, di sisi lain ia menguasai beberapa instansi vital di Medan.

Langkah Simbolon ini ditentang oleh para perwira Sumatra Utara, seperti Letkol Djamin Gintings (Kepala Staf TTI) dan Letkol Wahab Makmur. Presiden Ir. Soekarno pun mengingatkan agar Simbolon kembali ke jalan yang benar. Oleh karena tidak menghiraukan seruan itu, Simbolon pun dipecat oleh PM Ali Sastroamidjojo. Pemerintah kemudian mengirimkan Fact Finding Commission (Komisi Penyelidik Keadaan) untuk meneliti sebab musabab munculnya berbagai gerakan di daerah. Namun, komisi ini ditolak kehadirannya.

************
Kunci jawaban: Dewan Gajah dipimpin oleh… . A. Kolonel Simbolon


Jumat, 23 November 2018

Sebab Jatunya Kabinet Demokrasi Liberal


Kabinet pemerintahan yang jatuh akibat masalah Mutual Security Act adalah kabinet… .
A. Natsir
B. Sukiman
C. Wilopo
D. Ali Sastroamijoyo
E. Burhanudin Harahap

Pembahasan:

Munculnya mosi ini berkaitan dengan penandatanganan  perjanjian Mutual Security Act (MSA) antara Menteri Luar Negeri Achmad Subardjo dan Merle Cochran, Duta Besar Amerika Serikat mengakibatkan jatuhnya Kabinet Sukiman. Hal ini berawal dari Nota Jawaban yang diberikan Subardjo terhadap Cochran yang berisi pernyataan bahwa Indonesia bersedia menerima bantuan dari Amerika Serikat berdasarkan syarat-syarat yang ditentukan dalam MSA. Nota Menteri Luar Negeri ini memiliki kekuatan seperti suatu perjanjian internasional. Tindakan Subardjo ini dianggap sebagai suatu langkah kebijaksanaan politik luar negeri yang dapat memasukkan Indonesia ke dalam lingkungan strategi Amerika Serikat, sehingga menyimpang dari asas politik luar negeri bebas aktif. Mosi ini kemudian disusul oleh pernyataan PNI agar kabinet mengembalikan mandatnya kepada presiden untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Akhirnya, dengan didahului pengunduran diri Achmad Subardjo selaku Menteri Luar Negeri, Sukiman pun kemudian menyerahkan mandatnya kepada Presiden Soekarno pada 23 Februari 1952.
*
Untuk opsi jawaban yang lain:
Opsi pilihan jawaban (A.) Natsir. Kabinet Natsir jatuh akibat adanya mosit tidak percaya dari Hadikusumo. Mosi Hadikusumo dari PNI yang menuntut agar pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah No 39 tahun 1950 tentang pemilihan anggota lembaga perwakilan daerah. Lembaga-lembaga perwakilan daerah yang sudah dibentuk atas dasar Peraturan Pemerintah no 39 tahun 1950 oleh Kabinet Hatta, supaya  diganti dengan undang-undang yang baru yang bersifat demokratis karena dalam PP no 39 dalam menentukan pemilihannya dilakukan secara bertingkat. Berdasarkan pemungutan suara di parlemen, mosi Hadikusumo mendapat dukungan dari parlemen
**
Opsi pilihan jawaban (C.) Wilopo. Kabinet Wilopo jatuh akibat adanya Peristiwa Tanjung Morawa dan Peristiwa 17 Oktober 1952.
***
Opsi pilihan jawaban (D.) Ali Sastroamijoyo. Ali Sastroamijoyo menjabat sebagai perdana menteri dua kali yakni periode pertama Juli 1953–Juli 1955 dan periode kedua Maret 1956–Maret 1957. Periode pertama jatuhnya Kabinet Ali Sastroamijoyo yakni adanya konflik antara sipil dengan militer. Sedangkan untuk jatuhnya Kabinet Ali Sastroamijoyo II jatuh akibat kesulitan ekonomi dan terdapat pemberontakan di daerah
****
Opsi pilihan jawaban (E.) Burhanudin Harahap. Setelah adanya Pemilu 1955, Kabinet Burhanudin Harahap tidak mendapatkan dukungan dari parlemen. Kabinet Burhanudin Harahap dianggap tugasnya sudah selesai.

************
Kunci jawaban: Kabinet pemerintahan yang jatuh akibat masalah Mutual Security Act adalah kabinet… . B. Sukiman

Sebab Jatunya Kabinet Demokrasi Liberal


Kabinet pemerintahan yang jatuh akibat masalah Mutual Security Act adalah kabinet… .
A. Natsir
B. Sukiman
C. Wilopo
D. Ali Sastroamijoyo
E. Burhanudin Harahap

Pembahasan:

Munculnya mosi ini berkaitan dengan penandatanganan  perjanjian Mutual Security Act (MSA) antara Menteri Luar Negeri Achmad Subardjo dan Merle Cochran, Duta Besar Amerika Serikat mengakibatkan jatuhnya Kabinet Sukiman. Hal ini berawal dari Nota Jawaban yang diberikan Subardjo terhadap Cochran yang berisi pernyataan bahwa Indonesia bersedia menerima bantuan dari Amerika Serikat berdasarkan syarat-syarat yang ditentukan dalam MSA. Nota Menteri Luar Negeri ini memiliki kekuatan seperti suatu perjanjian internasional. Tindakan Subardjo ini dianggap sebagai suatu langkah kebijaksanaan politik luar negeri yang dapat memasukkan Indonesia ke dalam lingkungan strategi Amerika Serikat, sehingga menyimpang dari asas politik luar negeri bebas aktif. Mosi ini kemudian disusul oleh pernyataan PNI agar kabinet mengembalikan mandatnya kepada presiden untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Akhirnya, dengan didahului pengunduran diri Achmad Subardjo selaku Menteri Luar Negeri, Sukiman pun kemudian menyerahkan mandatnya kepada Presiden Soekarno pada 23 Februari 1952.
*
Untuk opsi jawaban yang lain:
Opsi pilihan jawaban (A.) Natsir. Kabinet Natsir jatuh akibat adanya mosit tidak percaya dari Hadikusumo. Mosi Hadikusumo dari PNI yang menuntut agar pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah No 39 tahun 1950 tentang pemilihan anggota lembaga perwakilan daerah. Lembaga-lembaga perwakilan daerah yang sudah dibentuk atas dasar Peraturan Pemerintah no 39 tahun 1950 oleh Kabinet Hatta, supaya  diganti dengan undang-undang yang baru yang bersifat demokratis karena dalam PP no 39 dalam menentukan pemilihannya dilakukan secara bertingkat. Berdasarkan pemungutan suara di parlemen, mosi Hadikusumo mendapat dukungan dari parlemen
**
Opsi pilihan jawaban (C.) Wilopo. Kabinet Wilopo jatuh akibat adanya Peristiwa Tanjung Morawa dan Peristiwa 17 Oktober 1952.
***
Opsi pilihan jawaban (D.) Ali Sastroamijoyo. Ali Sastroamijoyo menjabat sebagai perdana menteri dua kali yakni periode pertama Juli 1953–Juli 1955 dan periode kedua Maret 1956–Maret 1957. Periode pertama jatuhnya Kabinet Ali Sastroamijoyo yakni adanya konflik antara sipil dengan militer. Sedangkan untuk jatuhnya Kabinet Ali Sastroamijoyo II jatuh akibat kesulitan ekonomi dan terdapat pemberontakan di daerah
****
Opsi pilihan jawaban (E.) Burhanudin Harahap. Setelah adanya Pemilu 1955, Kabinet Burhanudin Harahap tidak mendapatkan dukungan dari parlemen. Kabinet Burhanudin Harahap dianggap tugasnya sudah selesai.

************
Kunci jawaban: Kabinet pemerintahan yang jatuh akibat masalah Mutual Security Act adalah kabinet… . B. Sukiman

Pemberontakan Ibnu Hajar


Ibnu Hajar adalah pemberontak di Kalimantan yang membuat pasukan yang bernama… .
A. Kesatuan Rakyat Yang Tertindas
B. Angkatan Umat Islam
C. Pasukan Tuntutan Rakyat
D. Angkatan Umat Tertindas
E. Angkatan Proletar
Pembahasan:


Timbulnya pemberontakan DI/TII Kalimantan Selatan ini sesungguhnya bisa ditelusuri hingga tahun 1948 saat Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) Divisi IV, sebagai pasukan utama Indonesia dalam menghadapi Belanda di Kalimantan Selatan, telah tumbuh menjadi tentara yang kuat dan berpengaruh di wilayah tersebut. Namun ketika penataan ketentaraan mulai dilakukan di Kalimantan Selatan oleh pemerintah pusat di Jawa, tidak sedikit anggota ALRI Divisi IV yang merasa kecewa karena diantara mereka ada yang harus didemobilisasi atau mendapatkan posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Suasana mulai resah dan keamanan di Kalimantan Selatan mulai terganggu. Penangkapan-penangkapan terhadap mantan anggota ALRI Divisi IV terjadi. Salah satu alasannya adalah karena diantara mereka ada yang mencoba menghasut mantan anggota ALRI yang lain untuk memberontak.

Diantara para pembelot mantan anggota ALRI Divisi IV adalah Letnan Dua Ibnu  Hajar. Dikenal sebagai figur berwatak keras,  dengan cepat ia berhasil mengumpulkan pengikut, terutama di kalangan anggota ALRI Divisi IV yang kecewa terhadap pemerintah. Ibnu Hajar bahkan menamai pasukan barunya sebagai Kesatuan Rakyat Indonesia yang Tertindas (KRIyT) atau yang lebih terkenal Kesatuan Rakyat Yang Tertindas (KRYT).

Kerusuhan segera saja terjadi. Berbagai penyelesaian damai coba dilakukan pemerintah, namun upaya ini terus mengalami kegagalan. Pemberontakan pun pecah. Akhir tahun 1954, Ibnu Hajar memilih untuk bergabung dengan pemerintahan DI/TII Kartosuwiryo, yang menawarkan kepadanya jabatan dalam pemerintahan DI/TII  sekaligus Panglima TII Kalimantan. Konflik dengan tentara Republik pun tetap terus berlangsung bertahun-tahun. Baru pada tahun 1963, Ibnu Hajar menyerah. Ia berharap mendapat pengampunan. Namun pengadilan militer menjatuhinya hukuman mati.

************
Kunci jawaban: Ibnu Hajar adalah pemberontak di Kalimantan yang membuat pasukan yang bernama… . A. Kesatuan Rakyat Yang Tertindas 

Pemberontakan Ibnu Hajar


Ibnu Hajar adalah pemberontak di Kalimantan yang membuat pasukan yang bernama… .
A. Kesatuan Rakyat Yang Tertindas
B. Angkatan Umat Islam
C. Pasukan Tuntutan Rakyat
D. Angkatan Umat Tertindas
E. Angkatan Proletar
Pembahasan:


Timbulnya pemberontakan DI/TII Kalimantan Selatan ini sesungguhnya bisa ditelusuri hingga tahun 1948 saat Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) Divisi IV, sebagai pasukan utama Indonesia dalam menghadapi Belanda di Kalimantan Selatan, telah tumbuh menjadi tentara yang kuat dan berpengaruh di wilayah tersebut. Namun ketika penataan ketentaraan mulai dilakukan di Kalimantan Selatan oleh pemerintah pusat di Jawa, tidak sedikit anggota ALRI Divisi IV yang merasa kecewa karena diantara mereka ada yang harus didemobilisasi atau mendapatkan posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Suasana mulai resah dan keamanan di Kalimantan Selatan mulai terganggu. Penangkapan-penangkapan terhadap mantan anggota ALRI Divisi IV terjadi. Salah satu alasannya adalah karena diantara mereka ada yang mencoba menghasut mantan anggota ALRI yang lain untuk memberontak.

Diantara para pembelot mantan anggota ALRI Divisi IV adalah Letnan Dua Ibnu  Hajar. Dikenal sebagai figur berwatak keras,  dengan cepat ia berhasil mengumpulkan pengikut, terutama di kalangan anggota ALRI Divisi IV yang kecewa terhadap pemerintah. Ibnu Hajar bahkan menamai pasukan barunya sebagai Kesatuan Rakyat Indonesia yang Tertindas (KRIyT) atau yang lebih terkenal Kesatuan Rakyat Yang Tertindas (KRYT).

Kerusuhan segera saja terjadi. Berbagai penyelesaian damai coba dilakukan pemerintah, namun upaya ini terus mengalami kegagalan. Pemberontakan pun pecah. Akhir tahun 1954, Ibnu Hajar memilih untuk bergabung dengan pemerintahan DI/TII Kartosuwiryo, yang menawarkan kepadanya jabatan dalam pemerintahan DI/TII  sekaligus Panglima TII Kalimantan. Konflik dengan tentara Republik pun tetap terus berlangsung bertahun-tahun. Baru pada tahun 1963, Ibnu Hajar menyerah. Ia berharap mendapat pengampunan. Namun pengadilan militer menjatuhinya hukuman mati.

************
Kunci jawaban: Ibnu Hajar adalah pemberontak di Kalimantan yang membuat pasukan yang bernama… . A. Kesatuan Rakyat Yang Tertindas 

Tanggal Proklamasi RMS


Republik Maluku Selatan diproklamasikan Soumokil pada tanggal… .
A. 7 Agustus 1949
B. 23 Januari 1950
C. 5 April 1950
D. 25 April 1950
E. 21 September 1952
Pembahasan:

Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan salah satu gerakan separatis yakni ingin memisahkan diri baik itu dari negara Republik Indonesia dan Negara Indonesia Timur. Pada tanggal 25 April 1950 Dr. Christian Robert Steven Soumokil (Jaksa Agung NIT) memproklamasikan RMS. Soumokil juga terlibat dalam pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan.

Pemerintah RIS menempuh jalur damai dan militer. ekspedisi militer dikirim ke Maluku Selatan dengan nama Gerakan Operasi Militer (GOM) III pada tanggal 14 Juli 1950 dipimpin Kolonel Kawilarang (Panglima Tentara dan Teritorium Indonesia Timur). Hingga akhirnya pemberontakan RMS dapat dipadamkan. Soumokil sendiri awalnya berhasil melarikan diri ke pulau Seram, namun ia akhirnya ditangkap tahun 1963 dan dijatuhi hukuman mati.

************
Kunci jawaban: Republik Maluku Selatan diproklamasikan Soumokil pada tanggal… . D. 25 April 1950